Sponsors Link

7 Cara Memperbaiki Booster Rem Mobil yang Bocor

Sponsors Link

Dalam kendaraan mobil tentunya sistem pengereman menjadi hal yang cukup penting, mengingat sistem pengereman dapat menjadi penunjang keamanan dan kenyamanan anda sedang berkendara. Tentunya bila sistem pengereman tidak ada ataupun rusak menjadi sangat berbahaya bagi anda untuk mengendarai mobil tersebut. Tentunya kondisi dari sistem pengereman ini perlu dijaga dan dirawat dengan baik agar dapat bekerja dengan maksimal dan tidak terkena masalah apapun. Dalam sistem pengereman tentunya akan selalu dikaitkan dengan komponen di dalamnya seperti booster rem mobil. (baca juga: Cara Mengatasi Mobil Mogok)

ads

Brake booster atau yang dikenal dengan booster room merupakan alat yang digunakan untuk menghasilkan tenaga yang digunakan sebagai penekan pedal yang dapat mengoperasikan sistem pengereman. Brakee booster menggunakan alat sejenis vakum yang menggunakan perbedaan antara tekanan atmosfer dengan engine vacuum untuk menghasilkan tenaga tersebut. Komponen booster rem sering mengalami masalah jika anda tidak tepat dalam menggunakan sistem pengereman. Salah satu masalah yang sering terjadi adalah kebocoran. (baca juga: Cara Mencuci Mesin Mobil)

Cara Kerja Booster Rem

Pada saat rem sedang tidak digunakan maka katup udara akan dihubungkan ke batang operasi katup dan ditarik ke arah kanan dikarenakan adanya pegas pembalik. Katup kontrol akan didorong ke arah kiri oleh pegas pengontrol. Oleh sebab itu, udara atmosfer akan mengalir melalui elemen pembersih udara yang kemudian dicegah masuk ke ruang tekanan. Pada saat kondisi booster rem sedang tidka digunakan, katup hampa udara akan dipisahkan dengan katup pengontrol sehingga membuka jalan antara saluran A dan B. Pada saat pedal rem ditekan, maka batang pengoperasian katup akan mendorong katup udara sehingga katup udara bergerak ke arah kiri. Selain itu, katup pengontrol juga akan bergerak ke arah kiri sampai berhubungan dengan katup pengontrol.  Sehingga ini akan menutup bukaan dari saluran A dan B.

baca juga:

Mengatasi Kerusakan Booster Rem

Untuk mengatasi kerusakan pada booster rem, tentunya anda harus membawanya ke bengkel. Namun tentunya ini akan membuat anda mengeluarkan biaya yang banyak. Untuk menghematnya, anda dapat memperbaiki booster rem anda sendiri di rumah. Berikut ini langkah-langkah yang tepat untuk memperbaiki booster rem mobil anda tanpa perlu mengeluarkan biaya yang besar. (baca juga: Cara Merawat Aki Mobil)

Sponsors Link

  1. Pertama kali tentunya anda harus memeriksa terlebih dahulu kondisi dari booster rem mobil anda sebelum memulai perbaikan. Untuk memeriksanya, anda dapat melakukan tiga cara berikut ini. Cara pertama adalah periksa perubaahan pada stasioner mesin, bila karet membrannya mengalami kebocoran maka akan terlihat stasioner mesin menjadi naik. Cara kedua yang dapat anda lakukan adalah memeriksa kevakuman dari manifold yang menuju boster. Untuk memeriksanya anda dapat melepas selang yang ada pada tabung booster, sebelum melepas selang pastikan bila anda mencabut klem nya terlebih dahulu. Bila ada kevakuman maka selang tersebut tidak buntu, namun jika komponen tidak bisa menghisap maka dapat dipastikan jika karet membran mengalami kebocoran. Cara ketiga untuk memeriksa kondisi booster rem anda adalah dengan memeriksa kebocoran baik dari selang vakum ataupun tabung booster. Karet booster yang sobek tentunya akan menyebabkan suara bising.
  2. Setelah dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh, maka anda dapat memastikan bila masalah terjadi pada karet booster. Untuk memperbaikinya, maka anda dapat melepas terlebih dahulu master rem yang menempel pada tabung booster sehingga tidak mengganggu proses perbaikan.
  3. Setelah itu, anda dapat melepaskan booster dari bodi serta pedal rem.
  4. Untuk melepasnya, anda dapat menggunakan obeng. Namun untuk melepasnya anda perlu hati-hati agar jangan sampai mengenai bagian karet membran booster.
  5. Setelah itu, anda dapat memeriksa apakah kondisi karet membran dalam keadaan sobek atau tidak. Jika iya, karet membran yang sobek dapat menyebabkan membran tidak dapat ditarik oleh manifold sehingga menyebabkan tidak adanya tarikan dari kevakuman manifold. Untuk karet yang sobek ini, anda perlu menambalnya sehingga karet dapat tertutupi lagi.
  6. Setelah selesai menambal, anda dapat memasangkan kembali komponen-komponen yang anda lepas sebelumnya ke tempat semula.
  7. Kemudian lakukan uji kendaraan untuk memastikan jika kondisinya sudah benar.

Video :

Kebocoran yang terjadi pada booster rem tentunya akan menyebabkan mobil menjadi susah lansam (stationer). Hal ini dikarenakan daya vakum yang ada pada booster rem didapatkan dari manifol ini yang merupakan saluran bahan bakar. Gejala yang sering terjadi pada saat booster rem mengalami kebocoran adalah dengan adanya bunyi desis dari dalam rem mobil. Banyak hal yang dapat menyebabkan kebocoran pada booster rem. Kebocoran ini biasanya terjadi pada seal karet yang terdapat di servo booster rem mobil.

Penyebab Kerusakan Booster Rem

Berikut ini beberapa penyebab kebocoran pada booster rem serta cara mengatasinya.

  • Bagian karet booster akan mengalami kebocoran ketika kondisinya sobek. Untuk memastikan kerusakan ini, anda dapat membongkar bagian booster rem mobil anda.
  • Jika terjadi kebocoran pada seal servo bagian belakang, biasanya akan timbul suara mendesis dari bagian tersebut. Untuk mengatasinya, anda harus membongkarnya karena bagian seal ini berada di dalam.
  • Kerusakan juga biasa terjadi pada sambungan antara rumah booster bagian depan dan belakang.  Hal ini biasanya dikarenakan tidak pernah dibuka sama sekali ataupun tidak pas atau tidak rata pada saat pemasangannya. Pada bagian ini terdapat lingkar luar karet yang dijepit dengan dua bagian.
  • Tempat dudukan selang vacum servo juga dapat menjadi penyebab kebocoran pada booster rem. Biasanya dikarenakan bagian ini sudah kendur sehingga mudah untuk bocor. Bila bagian ini mengalami kerusakan, anda cukup menggantinya dengan yang baru. Anda juga tidak perlu untuk membongkarnya karena bagian seal ini mudah untuk dilepas. Anda cukup membuka penahannya dan kemudian mencongkel bagian luar untuk mengetahui kebocoran. Bila anda menginjak pedal rem pada saat keadaan master rem terbuka dan kemudian terdapat udara yang keluar, maka dipastikan bagian tersebut mengalami kebocoran. (baca juga: Cara Menghilangkan Baret Kaca)

Booster rem memang memiliki fungsi yang cukup penting di dalam sebuah kendaraan mobil, tanpa adanya booster rem maka anda perlu untuk menekan pedal rem lebih kuat dikarenakan sistem pengereman menjadi lebih keras. Tentunya dengan fungsi tersebut, kondisi booster rem perlu diperhatikan agar jangan sampai rusak dan mengganggu anda ketika mengendarai mobil. Tidak hanya dapat mengalami kebocoran saja, banyak kerusakan lainnya yang bisa mengenai booster rem anda. Sehingga akan lebih baik bila anda mengetahui lebih awal gejala-gejala kerusakan yang terjadi pada booster rem. Berikut ini beberapa gejala booster rem yang mengalami kerusakan. (baca juga: Perbedaan Mobil Matic dan Manual)

Sponsors Link

  • Gejala yang sering terjadi adalah kondisi pedal rem yang keras ketika anda menginjaknya sehingga sistem pengereman kendaraan menjadi kurang maksimal.
  • Adanya bunyi desis udara pada saat mesin mobil dinyalakan, baik pada saat rem sedang diinjak ataupun tidak. Biasanya ini terjadi ketika booster rem mengalami kebocoran.
  • Mesin kendaraan menjadi susah langsan. Biasanya ini terjadi karena kebocoran booster ataupun kebocoran pada intake manifold.

Banyak hal yang dapat menyebabkan gejala-gejala diatas pada kendaraan anda, seperti:

  • Kebocoran pada selang vakum booster
  • Kondisi booster rem yang sedang rusak
  • Adanya kotoran yang menumpuk sehingga terjadi penyumbatan pada selang vakum booster
  • Adanya kebocoran pada karet seal booster rem
  • Bagian tabung angin terisi dengan oli karena pentil blower mengalami kerusakan (terjadi pada mobil bermesin diesel)
  • Blower vakum yang ada pada dinamo pengisian mengalami kerusakan ( terjadi pada mobil bermesin diesel)

baca juga:

Nah itu tadi penjelasan mengenai cara mengatasi kerusakan yang ada pada booster rem mobil. Namun jika anda tidak terlalu memahami mengenai komponen mobil, anda dapat memperbaikinya i bengkel langsung. Semoga informasi diatas bermanfaat bagi anda.

Baca juga:

Sponsors Link

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , , , ,
Post Date: Friday 10th, February 2017 / 02:59 Oleh :
Kategori : Tips dan Trick