Sponsors Link

Perlu Anda Ketahui, Berikut Cara Kerja Timing Belt Pada Mobil

Sponsors Link

Salah satu komponen dalam mobil kita yang memiliki fungsi dan peranan yang sangat penting adalah seperti “ Timing Belt “. Timing belt ini juga sering disebut dengan nama timing chain.

ads

Timing belt ini sendiri merupakan komponen yang terbuat dari bahan karet layaknya seperti komponen ban. Oleh karena bahan nya yang terbuat dari bahan karet tersebut, maka seiring dengan masa pemakaian, maka timing belt ini akan mengalami keausan atau bahkan putus jika tidak segera dilakukan penggantian.

Oleh karena itulah sobat wajib bagi anda untuk melakukan pengecekan dan perawatan secara berkala pada timing belt ini, agar tak menimbulkan masalah bagi pengendaraan anda nantinya. Berikut ini ulasan selengkapnya mengenai timing belt tersebut. Cekidot.

1.Apa Itu Timing Belt?

Adapun timing belt tersebut merupakan salah satu komponen berupa sabuk karet yang kuat dan bergerigi yang memiliki fungsi untuk memutar poros camshaft yang dihubungkan melalui sprocket camshaft dan juga sprocket crankshaft. ciri ciri timing belt harus diganti bisa anda jadikan sebagai informasi tambahan.

Camshaft ini sendiri berperan untuk mengatur pembukaan katup masuk dan juga katup buang dalam mesin kendaraan anda. Selain itu, kata timing disini bisa diartikan sebagai waktu proses buka dan tutup katup yang harus sesuai dengan kondisi langkah piston itu sendiri.

Salah satu contohnya adalah ketika berada di posisi kompresi kedua maka katup harus sama sama menutup, dan inilah yang disebut dengan timing yang pas, sesuai dengan fungsi dan peranan timing belt tersebut pada mesin kendaraan anda.

Fakta menarik yang harus anda ketahui dari piranti timing belt ini adalah bahwasanya sebelum timing belt tersebut diaplikasikan pada kendaraan, maka dulu banyak mobil mobil yang menggunakan timing chain atau yang disebut dengan rantai.

Namun seiring perkembangan teknologi dalam dunia otomotif, maka timing chain itu berubah menjadi timing belt, oleh karena itulah banyak orang yang menyebut timing belt tersebut sebagai timing chain. Dan yang perlu anda ketahui juga adalah mengenai cara kerja dari timing belt tersebut. Berikut ulasan selengkapnya untuk anda.

2. Perlu Anda Ketahui, Berikut Cara Kerja Timing Belt Pada Mobil

Untuk cara kerja timing belt tersebut adalah dengan menghubungkan antara kruk as dan noken as, atau lebih tepatnya timing belt ini berfungsi untuk menggerakkan noken as, sehingga dengan berputarnya noken as tersebut, maka katup hisap dan katup buang akan ikut bergerak ( bekerja ), sehingga dengan adanya proses tersebut maka akan terciptalah proses pembakaran dalam mesin kendaraan anda.

Oleh karena itulah peranan dari timing belt ini cukup penting dalam kendaraan anda secara keseluruhan. Sehingga suatu keharusan bagi anda untuk menghindari timing belt ini dari kerusakan apalagi sampai putus, karena hal ini akan sangat berakibat fatal untuk anda. tanda timing belt sudah harus diganti bisa anda jadikan sebagai informasi tambahan.

3. Mengapa dikatakan fatal?

Sebut saja saat mesin kendaraan anda sedang bekerja ( dalam keadaan mesin hidup ), maka otomatis kondisi katup hisap dan katup buang akan menjorok masuk ke dalam ruang bakar secara bergantian.

Dan pada saat bersamaan timing belt tersebut putus, maka akibatnya katup ( klep ) dapat bertabrakan dengan piston ( seher ), sehingga katup dapat patah sehingga bisa membuat katup menjadi hancur.

Dan pada saat hal seperit ini terjadi pada kendaraan anda, maka sudah pasti mobil anda tidak bisa digunakan alias harus turun mesin. Memang tergolong komponen yang kecil, namun fungsinya sangatlah penting dalam kendaraan anda. Oleh karena itulah anda wajib merawat timing belt tersebut.

4. Cara Merawat Timing Belt

Melakukan perawatan timing belt tidaklah susah dan rumit, anda hanya perlu melakukan pengecekan dan perawatan secara berkala untuk memastikan kondisinya masih stabil dan masih layak pakai.

Pada umumnya, para pemilik mobil akan melakukan service kendaraannya setiap 10.000 km, dan pada saat sudah memasuki jarak tempuh diatas 50.000 km, maka anda perlu memeriksa kondisi timing belt pada mobil anda, atau dengan kata lain pada saat akan melakukan service ke lima kali, maka disaat itu jugalah anda harus melakukan pengecekan pada timing belt tersebut.

Cobalah anda periksa secara visual apakah timing belt tersebut masih layak digunakan atau tidak. Ciri ciri timing belt yang sudah tak layak pakai antara lain adalah sebagai berikut :

  • Ketika dipegang, timing belt tersebut terasa seperti getas
  • Kondisi timing belt yang sudah menipis
  • Kondisi timing belt yang sudah kendur atau tidak sesuai pada tempat yang seharusnya
  • Kondisi timing belt yang warnanya sudah pudar
  • Adanya suara yang tidak normal yang berasal dari chamshaft atau mesin mobil anda

Jika anda merasa kondisi timing belt pada mobil anda seperti salas satu dari kondisi diatas, itu artinya anda harus mengganti timing belt tersebut pada mobil anda.

Sponsors Link

Setelah membaca ulasan di atas, kini anda sudah mengetahui ya sobat bahwasanya peranan dari timing belt tersebut sangat penting untuk anda, dan baiknya anda harus lakukan perawatan secara berkala.

Semoga bermanfaat untuk anda. Kenali masalah yang terjadi pada mobil anda terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk mencoba cara yang penulis berikan. Salam hangat selalu dari penulis.

Sponsors Link
, , , ,
Oleh :
Kategori : Tips dan Trick