Sponsors Link

6 Cara Merawat Mobil Yang Jarang Dipakai yang Benar

Sponsors Link

Beberapa orang mengira mobil yang jarang dipakai akan tahan lama. Ketika mobil didiamkan begitu saja di garasi, bukan berarti mobil itu tidak akan rusak. Sebenarnya risiko rusaknya sama saja dengan mobil yang biasa digunakan. Khususnya berisiko kerusakan kaki-kaki mobil. Lalu ada kaki-kaki mobil bunyi kletek-kletek.

ads

Biasanya mobil yang jarang dipakai akan timbul masalah. Ibarat manusia yang tubuhnya tidak pernah dibuat olahraga. Nanti akan ada penyakit timbul. Sama seperti mobil. Selain pada kaki-kaki mobil, masalah juga bisa menimpa bannya.

Ada banyak alasan kenapa orang-orang jarang menggunakan mobil. Misal anda berencana akan ke luar negeri atau ke luar kota tanpa membawa mobil dalam waktu yang lama. Untuk anda yang tinggal di kota besar seperti Jakarta, mungkin lebih memilih menggunakan sepeda motor untuk menembus macetnya ibu kota. Apapun alasannya, agar mobil anda tetap baik, anda perlu memperhatikan beberapa poin-poin penting. Berikut adalah contoh masalah karena kurangnya merawat mobil yang jarang dipakai beserta cara perawatanya.

  • Kerusakan pada Aki

Poin pertama untuk merawat mobil yang perlu diperhatikan akinya. Aki bisa rusak jika ditinggalkan atau tidak digunakan dalam watku lama. Jika memang berniat untuk tidak menggunakan mobil dalam waktu lama, anda sebaiknya melepas kabel aki yang masih tersambung agar lebih awet dan dayanya tidak berkurang. Cara melepasnya dimulai dari kutub negatif lalu kutub positif. Untuk memasang kebalikannya, yaitu kutub positif dulu baru kutub negatif.

Jika ada orang di rumah, minta tolonglah pada mereka. Tidak usah melepas kutub-kutub aki. Tapi hanya meminta untuk memanasi mobil sepuluh hingga lima belas menit tiap hari selama anda sedang dinas ke luar kota. Atabu bisa juga untuk melepas kutub-kutub aki tiap lima menit sehari. Cegah sebisa mungkin agar tidak menunjukkan tanda-tanda aki kering mobil soak.

  • Kempisnya Ban Mobil

Tidaknya hanya aki, akibat dari kurangnya merawat mobil yang jarang dipakai juga berdampak pada ban mobil. Ada tanda-tanda ban mobil kempis. Memang tidak langsung, namun perlahan tapi pasti, ban mobil akan mengempis sedikit demi sedikit. Memang kadang orang-orang menyepelekan hal ini karena hanya berpikir, “Ah, hanya ban saja.” Agar tidak rusak-rusak amat, topanglah mobil agar bannya tidak bersentuhan dengan lantai. Anda juga perlu tahu tips merawat ban mobil.

  • Kerusakan pada Wiper

Poin ketiga untuk merawat mobil adalah rawat wipernya. Wiper yang mengeras merupakan salah satu akibat dari kurangnya merawat mobil ayng jarang dipakai. Sebabnya wiper terlalu lama menempel pada kaca mobil sehingga kehilangan kelenturan. Solusi perawatannya adalah meletakkan penahan antara wiper dengan kaca mobil agar tidak terlalu lama menempel. Banyak di jual toko-toko , Sebenarnya ada alternatif lain. Tidak harus memakai alat penahan. Anda juga bisa menggunakan potongan kayu atau busa. Ada cara merawat wiper mobil agar tidak cepat rusak dan tetap tahan lama. Tapi jika sudah terlanjur rusak, maka anda perlu tahu cara memperbaiki wiper mobil.

  • Lengket pada Piringan Rem

Lengket pada piringan rem terjadi karena mobil tidak digunakan begitu saja tapi rem tangan aktif. Karena cairan hidrolik yang berfungsi menggerakkan piston berkarat jika mobil tak dipakai sama sekali. Non-aktifkan rem tangan terlebih dahulu jika anda berencana tidak menggunakan mobil anda dalam waktu yang lama. Efeknya akan lebih buruk jika mobil anda memakai rem tromol. Jika mobil anda mengguna rem dengan tipe cakram, maka anda perlu tahu kerusakan pada rem cakram dan cara memperbaiki rem cakram.

Sponsors Link

Lebih baik gunakan stand jack agar bisa menahan mobil. Harganya sekitar Rp 200.000 hingga Rp 300.000. Belilah alat ini jika anda sering dinas ke luar kota.

  • Berdebu

Jika anda berencana untuk tidak menggunakan mobil dalam waktu lama, sebaiknya cucilah mobil anda agar terhindar dari debu yang menumpuk. Cuci bagian yang mudah terjangkau dulu seperti bodi untuk membasuh semua kotoran yang menempel. Lalu periksa dan bersihkan bagian-bagian meisn yang sulit dijangkau. Gunakan sikat dan sabun colek. Untuk bagian interior, pakailah penyedot debu. Pastikan mobil benar-benar bersih jika anda kembali dari perjalanan anda. Setelah dicuci, sebaiknya kenakanlah mobil anda dengan sarung mobil agar tak ada debu-debu baru. Selain itu, jika anda tak punya garasi akan bermanfaat juga untuk melindungi mobil dari panas, hujan dan pencurian. Ada cara merawat dashboard mobil.

Sponsors Link

  • Penurunan Kualitas BBM

Poin terakhir merawat mobil yang jarang dipakai adalah memeriksa BBMnya. Agar kualitas BBM tepat terjamin, sebaiknya anda mengisi BBM hingga penuh sebelum memulai perjalan jauh. Manfaatnya untuk mencegah ruang udara yang berpotensi menghasilkan embun. Embun yang tercipta dikhawatirkan akan berdampak ke kualitas BBM dan nanti akan membuat performa mesin menurun.

Demikianlah informasi terkait merawat mobil yang jarang dipakai. Semoga mobil anda tetap awet, terjaga kualitasnya dan baik performanya ketika anda akan menggunakannya kembali di waktu berikutnya. Jika anda niat berpergian dalam waktu yang lama, minta tolonglah pada keluarga atau kerabat di rumah seperti istri dan anak untuk selalu merawat mobilnya.

Sponsors Link
, ,
Oleh :
Kategori : Perawatan