Sponsors Link

5 Cara Merawat Electronik Power Steering Agar Awet

Sponsors Link

electrick power steering merupakan salah satu soistem power steering yang sudah diterapkan sejak sekitar 13 tahun silam, sehingga kekurangan dan kelebihan yang dimiliki oleh sistem yang dirancang untuk mengurangi tenaga yang dibutuhkan untuk memutar  kemudi mobil. Dengan kekurangan yang dimiliki oleh power steering alangkah baiknya anda melakukan hal sebagai berikut ini untuk mensiasati kekurangan yang dimilikinya.

ads

Dengan seiring perkembangan zaman, power steering pun mengikuti perkembangannya hingga sampai saat ini banyak produsen mobil yang berlomba lomba menyiptakan mobil dengan sistem kemudi yang ringan dan seerba elektrik yang dapat memudahkan pengendara dalam mengoperasikannya.

power steering mobil pun memiliki beberapa jenis diantaranya adalah  hidrolis dan elektrik. Dan berikut ini adalah merupakan perbedaan atau penjelasan antara kedua jenis power steering tersebut :

  • Power steering hidrolis

Power steering hidrolis, power steering ini merupakan jenis power steering yang digunakan pertama kali pada mobil jaman dulu yang sudah memiliki power steering pada obil bertipe penggerak roda depan. Pada saat itu masih di aplikasikan pada mobil berjenis sedan saja.

Power steeringnya memakai power rack dan pinion sistem, yang mana ada yang menyebutnya dengan sebutan integral power steering gear assembly. Pada sistem ini masih memakai satu pompa power steering (biasa dipasang pada engine) yang digerakan menggunakan satu belt. Untuk aliran minyak power steering dari pompa ke rack menggunakan selang power steering high preasurre dan selang balik power steering.

Cara kerja dari power steering dan cara merawat power steering ini, apabila setir kemudi kita putar, menjadikan antara bobot kendaraan terjadi pergesekan ban pada permukaan jalan yang akhirnya menimbulkan torsion bar di dalam rotary valve menjadi membelok.

  • Elektrik power steering

Elektrik power steering atau disingkat menjadi EPS, adalah salahs atu mekanisme spec teknologi terbaru tanpa menggunakan pompa oli power steering. Power steering electronic ini dapat bekerja dengan sendirinya di saat mobil dalam posisi On (standby), tentunya anak kunci kontak kita terlebih dahulu supaya tenaga yang dihasilkannya oleh motor listrik power steering dapat digerakan oleh tenaga listrik yang dihasilkan oleh aki.

Indikator power steering atau indikator yang ada di dashboard mobil juga dapat dilihat pada speedometer mobil anda, biasanya ditandai oleh lampu yang bergambar setir yang berbentuk lingkaran. Jika mein dihidupkan Noise suppressor mengirimkan perintah ke control module untuk menjalankan motor listrik dan clutch yang menghubungkan motor dengan batang setir.

Sehingga bagian sensor yang berada di steering rack mengirimkan informasi kepada control module di saat setir mulai diputar. Setelah perintah pesan itu sampai pada control module akan membalikan arus listrik sesuai dengan kebutuhan kepada motor listrik untuk segera melakukan putaran gigi kemudi, sehingga apabila anda memutar setang kemudi setir akan menjadi ringan untuk diputar.

Sponsors Link

EPS juga memiliki sistem vehicle speed sensor, electronic throttle, ini digunakan apabila disaat mobil sudah berjalan pada kecepatan lebih dari 80 Km. Lalu sensor vehicle speed akan mematikan motor elektrik power steeringnya menjadi lebih berat,

supaya lebih aman dan stabil disaat mobil dalam keadaan kecepatan tinggi. Sehingga pengaturan motor listrik berjalan secara otomatis sesuai dari kebutuhan dan besaran arus listriknya. Bila terjadi kesalahn maka sensor memberikan kode tertentu jika ada malfungsi pada sistem.

Nah, itu tadi merupakan dua jenis power steering dilengkapi dengan penjelasan dan cara kerjanya. Dan kali ini saya akan membahas mengenai cara merawat power steering electronic dengan baik agar awet.

ads

1. Hindari mengemudi di jalanan rusak

Cara merawat power steering dengan mudah adalah dengan menghindari jalanan rusak ataupun berlubang. Bila mobil anda sudah dilengkapi dengan sistem power steering, sangat baik untuk menghindari jalanan seperti ini. Namun jika memang tak ada jalanan lain yang bisa ditempuh, maka sebisa mungkin anda melewatinya dengan hati hati dan perlahan.

2. Hindari jalanan banjir

Selain jalanan rusak, jalanan banjir juga harus dihindari. Jalanan seperti ini mudah membuat power steering menjadi rusak. Tidak hanya itu saja, kebiasaan ini juga dapat merusak komponen komponen lainnya, palagi jika genangan bajir yang anda lewati terlalu tinggi.

3. Jangan berkendara melebihi 10.000 Km

Yang dimaksud dengan jarak 10.000 Km disini adalah jarak yang sudah ditempuh oleh kendaraan anda. Pemakaian kendaraan yang melebihi dari jarak tesebut tentunya akan sangat berpengaruh pada kondisi power steering anda, ditambah lagi dengan cara mengemudi yang tentunya akan membuat kondisi power steering dapat menagalmi kerusakan.

4. Hindari kondisi ban berbelok saat parkir

Hal ini mungkin sering kali terjadi dan diabaikan oleh pemilik kendaraan. Banyak orang yang memarkirkan kendaraan mereka dengan kondisi ban mobil tidak lurus dan membiarkannya pada waktu yang lama. Padahal kebiasaan seperti ini bila dilakukan terus menerus akan membuat power steering serta ball joint tidak dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama dan cepat rusak.

5. Putarlah kemudi dalam kecepatan sedang

Pada saat anda melakukan putaran pada setir mobil, akan lebih baik bila dilakukan dalam kecepatan pelan ataupun sedang. Hindari melakukan putaran kemudi dengan sangat cepat.

Perawatan power steering pun juga bisa anda lakukan dengan melakukan pengecekan rutin di bengkel-bengkel mobil terdekat. Merawat power steering denga baik tentunya dapat memperpanjang usia pemakaian serta membuat anda tak perlu mengeluarkan biaya banyak untu memperbaikinya kersakan. Nah itu tadi beberapa cara merawat power steering dengan mudah. Semoga bermanfaat dan dapat menambah wawasan kita semua.

Sponsors Link
, , , , ,




Oleh :
Kategori : Perawatan